MERAWAT CITA-CITA
Kamis, 10 September 2020 bertempt di Pendopo Surya Graha yang dihadiri Kepala Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga ( Drs. Suwata, MSi), dan segenap jajaran pejabat Dikpora ( Kabid Dikdas dan staf).
Turut hadir sebagai undangan seluruh Kepala SMPN se-kabupaten. Guru-guru Bimbingan konseling seluruh SMPN se-kabupaten Magetan.
Merupakan tindak lanjut gagasan Bapak Bupati tentang *merawat cita-cita* yang sudah dimuat di radar Madiun Senin, 5 September 2020.
Beliau orang beruntung karena dipertemukan dengan orang-orang baik. Bapaknya dan Ibuknya karena keterbatasan ilmunya tidak bisa mendampingi belajar lebih tinggi. Kebetulan temannya orang baik-baik.
Setelah SD melanjutkan ke SMP, setelah dibimbing oleh pak Lik nya. Ada teman nya yang lebih cerdas karena tidak dibimbing maka terlambat dalam karier
Bagaimana hidupmu, seperti air mengalir saja. Jangan begitu, maka hidup harus direncanakan.
Ketika di SD ditanya tentang cita-citanya, sekedar ditanya tidak pernah dirawat.
Kalau bisa profesi anak jangan sama dengan orang tua nya. Ditarget Kamu harus setingkat diatas teman-teman mu.Misalnya juara kelas, bahasa Inggris nya bagus.
Kalau kuliah harus dicari kampus mutunya baik. Anak-anak dibimbing diarahkan dalam menentukan pilihan.
Pesan: 1. Mohon diarahkan agar cita-citanya terarah. 2. Kalau pingin kaya jangan jadi pegawai/PNS, Profesi apa sajalah karena tidak ada ceritanya PNS apalagi guru.
Guru BK harus pandai-pandai mengarahkan siswa nya , olehnya itu Guru BK harus berwawasan luas, jangkauan berpikirnya jauh ke masa depan.
Bahwa orang sukses bukan hanya PNS atau guru saja.
Guru harus menjaga dan merawat cita-cita siswa harus berkembang. Bekersama dengan orang tua siswa.
Komentar
Posting Komentar