HATI SOMBONG

 _Assalaamu'alaikum warohmatulloohi wabarokaatuh_

*KETIKA HATI SULIT MENERIMA NASEHAT & MENYOMBONGKAN DIRI*

💕  Allah Ta'ala berfirman :

وَإِذَا قِيلَ لَهُ اتَّقِ اللَّهَ أَخَذَتْهُ الْعِزَّةُ بِالْإِثْمِ  فَحَسْبُهُ جَهَنَّمُ  وَلَبِئْسَ الْمِهَادُ

Dan jika dikatakan kepadanya "Bertakwalah kepada Allah", bangkitlah kesombongannya yang menyebabkan berbuat dosa. Maka cukuplah (balasannya) neraka Jahannam. Dan sungguh neraka Jahannam itu tempat tinggal yang seburuk-buruknya.

(QS. Al Baqarah: 206)

🍃  Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 

"Kalimat yang paling Allah benci, seseorang menasehati temannya, *'Bertakwalah kepada Allah',* namun dia menjawab: *'Urus saja dirimu sendiri.'"*

📖  (HR. An-Nasa'i, Al-Baihaqi, ash-Shahihah, no.2598) 

🍃  Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: 

*"Sombong adalah sikap menolak kebenaran dan meremehkan manusia."* 

📖  (HR. Muslim, no.91)

🍃  Abdullah bin Mas'ud radhiyallahu 'anhu berkata: 

*"Binasalah orang yang hatinya tidak mengetahui yang ma'ruf dan tidak mengingkari kemungkaran."*

📖  (Mushannaf Ibnu Abi Syaibah, no.38577) 

🍃  Yahya bin Mu'adz rahimahullah berkata: 

*"Wahai anak Adam, agamamu akan tetap terkoyak selama hatimu masih bergantung kepada cinta dunia."*

📖  (Shifatush Shafwah, Ibnul Jauzi, IV/93) 

🍃  Imam Raghib al-Asfahani rahimahullah berkata: 

*"Sombong adalah keadaan seseorang yang merasa bangga dengan dirinya sendiri. Memandang dirinya lebih besar dari yang lain. Kesombongan yang paling parah adalah sombong kepada Rabbnya dengan menolak kebenaran dan angkuh untuk tunduk kepada-Nya, baik berupa ketaatan maupun dalam mengesakan-Nya."*

📖  (Umdatul Qari, Al 'Aini, 22/140)

🍃  Berkata seseorang kepada Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah: 

*"Wahai Abu Sa'id, aku mengeluhkan kepadamu tentang kerasnya hatiku." Maka beliau menjawab, "Didiklah ia dengan banyak berdzikir."*

📖  (Az-Zuhd, Imam Ahmad, no.1515)

🍃  Imam Ibnu Qayyim rahimahullah berkata: 

*"Sesungguhnya dalam hati itu ada sifat keras, dimana tidak ada yang bisa menghancurkannya kecuali dzikir kepada Allah. Maka semestinya bagi seorang hamba mengobati kekerasan hatinya dengan berdzikir kepada Allah."*

📖  (Al Wabil Ashshoyyib, Ibnu Qayyim, hlm.107)


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balai Desa

MENGUBAH TAKDIR

MEMAKMURKAN MASJID