KELUHAN HAMBA

 🕋 *MUTIARA TAKWA* 🕋

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته

*Keluhan Hamba yang Lelah dan Jawaban الله yang Maha Gagah*

1. Ya *الله*, apakah gerangan yang sedang menimpa kami saat ini?

*“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepada kalian dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan.”* _(QS. Al-Baqarah : 155)_.

2. Mengapakah kami harus diuji dengan wabah Corona seperti ini?

*Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: ”Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?”* _(QS. Al-Ankabut : 2)_

3. Namun, mengapa harus terjadi pada kami?

*“Dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang sebelum mereka, maka sesungguhnya الله mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.”* _(QS. Al-Ankabut : 3)_

4. Darimana datangnya musibah ini ya *الله*?

*Dari mana datangnya ini?” Katakanlah: “Itu dari dirimu sendiri.”* _(QS. Ali Imran: 165)._

5. Tapi ya *الله* wabah ini sungguh buruk bagi kami....

*“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”* _(QS. Al-Baqarah : 216)_

6. Telah sesak nafas kami, berat hidup kami, gara-gara wabah ini....

*“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya.”* _(QS. Al-Baqarah : 286)_

7. Kami tidak bisa bekerja ya *الله*, kami dikurung di rumah saja, kami tidak bisa berbuat apa-apa....

*“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah (pula) kamu bersedih hati, padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi (derajatnya), jika kamu orang-orang yang beriman.”* _(QS. Ali Imran : 139)_

8. Terkadang, wabah ini memberikan tekanan yang demikian dahsyat kepada kami. Rasanya kami telah menyerah kalah. Sebagian dari kami bahkan telah berputus asa.

*“Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Rabbnya, kecuali orang-orang yang sesat.”* _(QS. Al-Hijr: 56)_

9. Kami menjadi gelisah, tidak tenang, karena beban berat yang kami hadapi akibat wabah ini....

*“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat الله. Ingatlah, hanya dengan mengingat الله hati menjadi tenteram.”* _(QS. Ar-Ra’du: 28)._

10. Di saat sempit seperti ini, masih adakah jalan keluar bagi kami? Masih adakah pintu rezeki untuk menyambung hidup kami ya *الله*?

*“Barangsiapa yang bertakwa kepada الله niscaya Dia akan memberikan baginya jalan keluar (dalam semua masalah yang dihadapinya), dan memberinya rezeki dari arah yang tidak disangka-sangkanya.”* _(QS. Ath-Thalaq: 2-3)_.

11. Tapi, perusahaan sudah memotong gaji kami. Bahkan sebagian dari kami, sudah tidak memiliki pekerjaan lagi. Siapa yang akan memberikan rezeki kepada kami?

*“Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan الله-lah yang memberi rezkinya.”* _(QS. Hud: 6)_

12. Sudah lebih dari sebulan kami menjalani kebijakan _Stay At Home._ Rasanya sudah tidak kuat untuk terus menerus dikurung di dalam rumah. Lelah ya *الله*. Sungguh kami tidak tahu, sampai kapan suasana ini....

*“Hai orang-orang yang beriman, bersabarlah kamu dan kuatkanlah kesabaranmu dan tetaplah bersiap siaga dan bertaqwalah kepada الله supaya kamu beruntung.”* _(QS. Ali Imran : 200)_

13. Mengapa Engkau menyuruh kami untuk bersabar?

*“Allah mencintai orang-orang yang sabar.”* _(QS. Ali Imran : 146)_

14. Adakah balasan atas kesabaran kami ya *الله*?

*“Sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada orang-orang yang sabar dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.”* _(QS. An-Nahl : 96)_

15. Alhamdulillah. Seberapa banyakkah pahala yang akan Engkau berikan kami?

*“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.”* _(QS. Az-Zumar : 10)_

16. Subhanallah... Lalu bagaimana nasib kami kelak di akhirat ya *الله*?

*“Sedang para malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu (surga), (sambil mengucapkan) ‘Selamat untuk kalian atas kesabaran kalian. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.”* _(QS. Ar-Ra’du : 23-24)_

17. Alhamdulillah, alhamdulillah, alhamdulillah. Sekarang kami tenang ya *الله*. Kami ridha dengan ketentuan-Mu. Kami bersabar dengan ujian-Mu.

*“Allah ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepada-Nya.”* _(QS. Al-Bayyinah : 8)_

*“Dan keridhaan الله* *adalah lebih besar; itu adalah keberuntungan yang besar.”* _(QS. At-Taubah : 72)._

صدقالله العظيم

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balai Desa

MENGUBAH TAKDIR

MEMAKMURKAN MASJID