KESOMBONGAN

  *Renungan Malam* 

*بسم الله الرحمن الرحيم*

*السلام عليكم ورحمه الله وبركاته*

Dosa pertama kali yang muncul kepada Allah adalah _*kesombongan,*_ yaitu ketika iblis tidak mentaati Allah untuk sujud kepada Adam _'alaihissalam_.

وَإِذْ قُلْنَا لِلْمَلاَئِكَةِ اسْجُدُوا لأَدَمَ فَسَجَدُوا إِلاَّ إِبْلِيسَ أَبَى وَاسْتَكْبَرَ وَكَانَ مِنَ الكَافِرِينَ 

_“Dan (ingatlah) ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kalian kepada Adam,” maka sujudlah mereka kecuali Iblis; ia enggan dan *takabur (sombong)* dan ia termasuk golongan orang-orang yang kafir“_

*(QS. Al Baqarah:34).*

Tidaklah akan masuk surga seorang hamba yang dalam hatinya ada penyakit takkabur ( sombong ). 

عن عبدالله بن مسعود رضي الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم

لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ مَنْ كَانَ فِي قَلْبِهِ مِثْقَالُ ذَرَّةٍ مِنْ كِبْرٍ قَالَ رَجُلٌ إِنَّ الرَّجُلَ يُحِبُّ أَنْ يَكُونَ ثَوْبُهُ حَسَنًا وَنَعْلُهُ حَسَنَةً قَالَ إِنَّ اللَّهَ جَمِيلٌ يُحِبُّ الْجَمَالَ الْكِبْرُ بَطَرُ الْحَقِّ وَغَمْطُ النَّاسِ

Diriwayatkan dari Abdullah bin Mas’ud  _radhiyallahu ‘anhu_ dari Nabi  _shalallahu ‘alaihi wa sallam,_ beliau bersabda,

_“Tidak akan masuk surga seseorang yang di dalam hatinya terdapat kesombongan sebesar biji sawi.”_ Ada seseorang yang bertanya, _“Bagaimana dengan seorang yang suka memakai baju dan sandal yang bagus?”_ Beliau menjawab,  _“Sesungguhnya Allah itu indah dan menyukai keindahan. Sombong adalah *menolak kebenaran* dan *meremehkan orang lain.“*_

*(HR. Muslim no. 91)*

*An-Nawawi*  _rahimahullah_ berkata, _“Hadist ini berisi larangan dari sifat sombong yaitu menyombongkan diri kepada manusia, merendahkan mereka, serta menolak kebenaran”_

*(Syarah Shahih Muslim Imam Nawawi, II/163, cet. Daar Ibnu Haitsam).*

Kesombongan ada dua macam, yaitu _sombong terhadap al haq_ dan _sombong terhadap makhluk._ Hal ini diterangkan oleh Nabi  _Shallallahu ‘alaihi wa sallam_ pada hadist di atas dalam sabda beliau, _“sombong adalah menolak kebenaran dan suka meremehkan orang lain”._ 

Menolak kebenaran adalah dengan _menolak dan berpaling darinya serta tidak mau menerimanya._

Sikap seorang muslim terhadap setiap kebenaran yang datang dari Allah dan Rasul Nya adalah _menerimanya secara penuh._

وَمَاكَانَ لِمُؤْمِنٍ وَلاَمُؤْمِنَةٍ إِذَا قَضَى اللهُ وَرَسُولَهُ أَمْرًا أَن يَكُونَ لَهُمُ الْخِيَرَةَ مِنْ أَمْرِهِمْ وَمَن يَعْصِ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ ضَلَّ ضَلاَلاً مُّبِينًا 

_“Dan tidaklah patut bagi mukmin laki-laki dan mukmin perempuan, apabila Allah dan Rasul-Nya telah menetapkan suatu ketetapan, akan ada bagi mereka pilihan (yang lain) tentang urusan mereka.”_

*(QS. Al-Ahzab: 36)*

Sedangkan meremehkan manusia yakni merendahkan dan meremehkan orang lain, _memandang orang lain tidak ada apa-apanya dan melihat dirinya lebih dibandingkan orang lain._

*(Syarh Riyadus Shaalihin, II/301, Syaikh Muhammad bin Shalih al ‘Utsaimin, cet Daar Ibnu Haitsam).*

Dan sikap seorang muslim tidak boleh meremehkan yang lain.

وَلاَ تُصَعِّرْ خَدَّكَ لِلنَّاسِ وَلاَ تَمْشِ فِي اللأَرْضِ مَرَحاً إِنَّ اللهَ لاَ يُحِبُّ كُلَّ مُخْتَالٍ فَجُوْرٍ 

_“Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.”_

*(QS. Luqman:18).*

_Semoga kita dijauhkan dari sifat takkabur ( sombong ), baik sombong kepada Allah maupun sombong kepada sesama manusia._

_Aamiin._

*_Baarakallahu fiykum._*

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Balai Desa

MENGUBAH TAKDIR

MEMAKMURKAN MASJID