KEBANGGAAN TERSELUBUNG
_*"MENJAUHI KEBANGGAAN TERSELUBUNG"*_
Beberapa orang memiliki kemampuan untuk berpuasa Senin dan Kamis, sepanjang tahun, tapi yang lain mungkin tidak bisa.
Namun mereka memiliki kemampuan bangun di tengah malam untuk Sholat Tahajud setiap malam, tetapi yang lain tidak dapat bangun meskipun sudah berusaha.
Yang lain tidak bisa melakukan kedua hal di atas, tetapi di mana pun mereka berjalan, mereka bersedekah dengan murah hati kepada para pengemis.
Beberapa orang mampu tadarus Al Qur'an bahkan bisa katam berulang-ulang, sementara yang lain belum bisa mampu melakukannya.
Beberapa orang tidak memiliki kekuatan untuk melakukan ibadhah tambahan, tetapi mampu menjaga hati yang bersih dan wajah yang tersenyum terhadap orang-orang sepanjang waktu.
Yang lain lagi tidak melakukan apa-apa selain hanya membuat anak-anak bisa tertawa gembira ketika bertemu..
*Intinya?*
Jangan pernah merasa bahwa mereka yang tidak melakukan seperti apa yang kita lakukan lebih rendah daripada kita, atau tidak memiliki apa pun yang bisa dipersembahkan bagi orang lain.
Jangan pernah merasa bahwa tindakan kita untuk beribadhah lebih baik daripada tindakan orang lain.
Jangan biarkan kesalehan kita menumbuhkan *kebanggaan terselubung* dalam diri kita.
Jangan biarkan kesalehan kita meng-isolasi diri kita dari keluarga dan teman.
Jangan biarkan itu membuat kita merasa lebih suci dari orang lain.
Keturunan, kekayaan, kemampuan tenaga fikiran kita, bukan kriteria untuk kesalehan kita.
Penampilan dan pakaian kita bukanlah kriteria untuk kesalehan.
Ada banyak manusia di dunia ini yang lebih dekat dengan Allah SWT, meskipun mereka tampak biasa-biasa.
Kita tidak pernah tahu amalan ibadhah kita yang mana yang diterima Allah SWT.
Ada orang yang masuk surga hanya dengan memberi.minum karena dahaga seekor anjing, yang lain mendapatkannya dengan hanya memaafkan semua orang setiap hari sebelum tidur.
Mereka tidak memiliki banyak hal untuk ditampilkan, tetapi apa yang mereka lakukan, diterima Allah SWT.
Seseorang mungkin berjalan melalui gerbang surga dengan modal sangat sedikit dan kehadirannya ketika hidup di muka bumi tidak dianggap penting, sementara yang lain dengan perbuatan yang jauh lebih besar justru binasa karena kesombongan mereka.
Siapapun bisa menuntun Anda berjalan menuju gerbang Surga.
Semoga bermanfaat.
Komentar
Posting Komentar