SOSIALISASI DBD
Kamis, 13 Maret 2024
Sosialisasi DBD, oleh Dinkes kabupaten Magetan.
Peningkatan kesadaran masyarakat dalam pencegahan dan pengendalian kasus DBD di Desa Ringinagung tahun 2024.
1. Pembukaan Basmalah B Bayan
2. Sambutan Kepala Desa Ringinagung ( Bapak Triyana).
# undangan mendadak , karena kejadian serius dengan meninggalnya salah satu warga di RW 2 /Dasun.
# sudah foging di RW 3, dan RW 2
Sambutan dokter Diana (kepala Puskesmas Candirejo.
Selamat sehat, selamat puasa .
Kita prihatin karena kasus DBD sampai meninggal.
Dimohon komitmen peran PSM harus benar-benar.
Ternyata kehidupan nyamuk sudah tidak seperti dulu.
Justru kasus nyamuk berkembang diluar rumah.
# Bapak Agus (Dinkes). Pemateri sosialisasi DBD.
DBD dari Afrika, kutukan. Penyebabnya nyamuknya loreng-loreng.
Ades agypti dikepala ada garis 3. Hidupnya dilingkungan rumah.
Algomikus, ada 1 garis dikepala, penyebab cikumunya. Hidup dikebun.
Penyebabnya virus .
Populasi nyamuk berkembang banyak.
Tindakan:
1. Menguras, menutup, menyingkirkan (mendaur ulang, memanfaatkan)
2. Ajb angka jentik
Gerakan satu rumah satu Jumantik.
Jika panas 2-3 berturut harus ke dokter yang punya lab. Atau dibawa ke puskesmas.
Karena hari ke 4, panas turun tapi masalahnya, harus digrojog air.
Virusnya menyerang sel darah merah, makanya timbul bintik-bintik merah.
Tindakan jika sakit:
1. Diberikan minum air yang banyak. Oralit atau pocari.
Hindari susu coklat.
Jangan gampang memberikan obat turun panas. Karena terkait berat badan.
Sebaiknya dibawa ke puskesmas/dokter yang punya lab.
Siklus nyamuk itu hanya 14 hari.
Makanan nyamuk semak-semak. Sesudah 10 hari kawin, nyamuk laki-laki mati.
Yang betina hidup ada telur 800 ribu, makanan nya darah. Nyamuk betina mengandung virus dengki, yang ditularkan ke telurnya.
Telur nyamuk 6 bulan tidak rusak.
1. Ventilasi dipasangi sarangan anti nyamuk.
2. Menanam bunga lavender, sere.
Nyamuk menyukai bau keringat manusia, makanya suka bersembunyi dibaju yang sudah dipakai digantung ditempat terbuka.
Komentar
Posting Komentar